Ketika Satria usianya 25 tahun, dia sudah memiliki niat untuk menikah, meskipun hanya sekedar niat, tanpa keilmuan yang cukup. Karena itu, dia meminta jodoh kepada Allah dengan banyak kriteria. Dan Allah-pun belum mengabulkan niatnya.
Ketika usianya 30 tahun, semua orang-orang yang ada di sekelilingnya, terutama orang tuanya, mulai bertanya-tanya kepada Satria. Kapankah kau akan menikah? Dan dalam doa Satria, dia kurangi permintaannya tentang jodoh kepada Allah. Rupanya masih terlalu banyak. Dan Allah-pun belum mengabulkan niatnya.
Ketika usianya 35 tahun, dia bertekad, bagaimanapun caranya, dia harus menikah. Saat itulah, dia menyadari, terlalu banyak yang dia minta kepada Allah soal jodoh yang dia inginkan. Mulailah dia mengurangi kriteria yang selama ini menghambat niatnya untuk segera menikah, dengan bercermin pada dirinya sendiri.
Ketika dia minta yang cantik, dia berpikir sudah tampankah aku?
Ketika dia minta yang cukup harta, dia berpikir sudah cukupkah hartaku?
Ketika dia minta yang baik, dia berpikir sudah cukup baikkah diriku?
Bahkan ketika dia minta yang solehah, bergetar seluruh tubuhnya sambil berpikir keras di hadapan cermin, sudah solehkah aku?
Ketika dia meminta sedikit….. Ya Allah, berikan aku jodoh yang sehat jasmani dan rohani dan mau menerima aku apa adanya, masih belum ada tanda-tanda Allah akan mengabulkan niatnya.
Dan ketika dia meminta sedikit…sedikit. .. lebih sedikit….. Ya Allah, siapapun wanita yang langsung menerima ajakanku untuk menikah tanpa banyak bertanya, berarti dia jodohku. Dan Allahpun mulai menujukkan tanda-tanda akan mengabulkan niatnya untuk segera menikah. Semua urusan begitu cepat dan mudah dia laksanakan. Alhamdulillah, ketika dia meminta sedikit, Allah memberi jauh lebih banyak. Kini, Satria menjadi suami dari seorang istri yang melahirkan dua orang anaknya.
10 tahun Satria harus lewati dengan sia-sia hanya karena permintaannya yang terlalu banyak. Dan cerita Satria tadi bisa dijadikan introspeksi diri kita sehingga kita jauh lebih mampu dan lebih baik daripada yang sudah Satria jalani. Dan tidak perlu waktu 10 tahun untuk mengurangi kriteria soal jodoh. Harus lebih cepat!!! Terus berjuang saudaraku, semoga Allah merahmati dan meridhoi kita semua. Amin.